Pemda Halbar Serahkan Dua Aset Pelabuhan, Kepala UPP Dorong Pengembangan Jailolo Lebih Optimal

Rabu, 16 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat penandatanganan berita acara dilakukan Bupati Halmahera Barat James Uang bersama Kepala KUPP Kelas III Jailolo Rosihan Gamtjim.

Rapat penandatanganan berita acara dilakukan Bupati Halmahera Barat James Uang bersama Kepala KUPP Kelas III Jailolo Rosihan Gamtjim.

JAILOLO, teluknews – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat resmi menyerahkan dua aset pelabuhan kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Jailolo.

Penyerahan ini diharapkan mempercepat pengembangan infrastruktur pelabuhan sekaligus membuka peluang kapal-kapal besar milik PT Pelni dapat bersandar di Pelabuhan Jailolo.

Dua aset yang diserahterimakan tersebut yakni Dermaga Pelra Jailolo dan Dermaga Dodinga. Prosesi penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara di Kantor Bupati Halmahera Barat, Rabu (16/9/2026).

Penandatanganan berita acara dilakukan Bupati Halmahera Barat James Uang bersama Kepala KUPP Kelas III Jailolo Rosihan Gamtjim.

Kegiatan tersebut turut disaksikan Sekretaris Daerah Halmahera Barat Julius Marau, Wakil Ketua DPRD Rustam Fabanyo, Kepala Dinas Perhubungan Fabianus Atajalim, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Halmahera Barat.

Bupati James Uang mengatakan, pengalihan aset tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pemeliharaan kedua dermaga di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan.

Selain itu, penyerahan aset juga dinilai dapat mengurangi beban operasional Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Halmahera Barat yang saat ini menghadapi tekanan fiskal.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada KUPP Jailolo atas kerja samanya. Selain program yang sedang berjalan, mereka menyampaikan ke saya nanti akan ada perpanjangan pelabuhan kurang lebih 50 meter lagi yang akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan untuk memperlebar pelabuhan,” ujar James.

Baca Juga :  Berkat Bantuan Haji Robert, Natasya Pawat Pulang Setelah Sembuh dari Kelainan Jantung

Menurutnya, pengembangan infrastruktur Pelabuhan Jailolo diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Tentu ini dalam rangka menyiapkan sarana dan fasilitas umum bagi masyarakat. Dengan Pelabuhan Jailolo yang semakin bagus, In Sya Allah ke depan kapal-kapal Pelni juga bisa singgah di sini. Penyerahan dua aset ini adalah bentuk kolaborasi pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten-kota demi Halmahera Barat yang lebih baik,” katanya.

Selain pengembangan pelabuhan, James juga menyampaikan perkembangan rencana penataan kawasan Festival Teluk Jailolo (FTJ).

Ia mengatakan, pihak balai telah memberikan informasi mengenai rencana pelaksanaan tender proyek penataan kawasan FTJ yang dijadwalkan pada November 2026.

“Balai sudah menyampaikan ke kita bahwa penataan kawasan FTJ ini rencananya akan ditender pada bulan November. Mudah-mudahan jangan ada efisiensi lagi. Kalau ini sudah dibangun dan dikoneksikan, wajah Jailolo sebagai ibu kota Kabupaten Halmahera Barat akan menjadi jauh lebih baik,” ungkapnya.

James juga mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pengalihan serta pengelolaan aset tersebut agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala KUPP Kelas III Jailolo Rosihan Gamtjim mengatakan, penyerahan aset Dermaga Pelra Jailolo menjadi penting karena lokasinya beririsan dengan aset yang selama ini berada dalam pengelolaan KUPP.

Baca Juga :  Bansos Halbar Diusut, Kejari Diminta Tak Tutup Mata pada Orang Dekat Bupati

Menurut Rosihan, kondisi tersebut dapat menjadi kendala dalam pengembangan kawasan pelabuhan apabila aset tidak dikelola secara terpadu.

“Kami dipercayakan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menghibahkan aset yang ada di Pelabuhan Jailolo yaitu fasilitas Dermaga Pelra. Untuk pertimbangan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang rasanya agak sulit berkembang karena ada dua aset yang beririsan. Sehingga, saya berkoordinasi dengan Pak Bupati untuk diserahkan ke kami agar perkembangannya lebih optimal,” jelas Rosihan.

Ia menambahkan, Kementerian Perhubungan saat ini tengah melakukan studi kelayakan sebagai bagian dari tahapan pengembangan pelabuhan.

Sementara untuk Pelabuhan Dodinga, Rosihan menyebut kebutuhan anggaran pengembangan cukup besar sehingga pengelolaannya dinilai lebih tepat jika mendapat dukungan pemerintah pusat melalui APBN.

“Pelabuhan Dodinga butuh kajian dan dana yang besar, sehingga lebih bijak kalau itu diserahkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan perhatian khusus agar dikembangkan. Apalagi fiskal sekarang agak terbatas. Saya berupaya untuk memasukkan ke APBN,” katanya.

Rosihan memastikan KUPP Kelas III Jailolo akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Halmahera Barat dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pengembangan Pelabuhan Jailolo dan Dodinga.

“In Sya Allah saya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk mengembangkan Pelabuhan Dodinga maupun Jailolo ke depan,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030
BKD Halbar Genjot Pembinaan Manajemen Talenta ASN di OPD dan Kecamatan
Melalui FGD, Bupati Bassam Tegaskan Penyusunan RDTR Harus Beri Kepastian Investasi dan Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:36

Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:03

Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030

Berita Terbaru