JAILOLO, teluknews – Aparat Kepolisian dari Polsek Jailolo Selatan bersama Sat Intelkam Polres Halmahera Barat berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian tas milik seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis pada Rabu dini hari (11/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIT.
Kapolsek Jailolo Selatan, IPDA Agung Wira, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan korban yang kehilangan tas saat melintas di wilayah Gunung Potong, Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan.
“Peristiwa pencurian tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 17.45 WIT di Jalan Trans Halmahera, tepatnya di area Gunung Potong, Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan,” ujar Ipda Agung Wira.
Korban diketahui bernama Jimmy Try (23), seorang WNA asal Prancis yang sedang melakukan perjalanan bersepeda dari Dodinga menuju Sidangoli.
Saat melintasi tanjakan di sekitar Gunung Potong, korban sempat dibantu oleh seorang pengendara sepeda motor. Namun setelah tiba di Sidangoli, korban menyadari bahwa tas miliknya yang diletakkan di bagian belakang sepeda telah hilang.
Setelah memeriksa rekaman video yang sebelumnya diambil, korban menduga tas tersebut diambil oleh pengendara sepeda motor yang sempat membantunya di tanjakan.
Tas yang hilang tersebut diketahui berisi sejumlah barang penting milik korban, di antaranya paspor, handphone satelit, uang tunai sekitar Rp7.000.000, serta kartu kredit.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Polsek Jailolo Selatan segera melakukan penyelidikan dengan memanfaatkan rekaman video serta melacak keberadaan handphone satelit milik korban yang berada di dalam tas.
Dari hasil pengembangan, keberadaan terduga pelaku terdeteksi berada di wilayah Desa Guamaadu, Kecamatan Jailolo. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan pada pukul 03.00 WIT berhasil mengamankan terduga pelaku.
“Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polsek Jailolo Selatan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kapolsek.
Kapolres Halmahera Barat, AKBP Teguh Patriot, S.I.K., M.T., mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk respons cepat jajaran kepolisian dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat maupun wisatawan di wilayah Halmahera Barat.
“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung di wilayah Halmahera Barat. Setiap laporan yang masuk akan segera kami tindaklanjuti secara cepat dan profesional,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, hal tersebut sejalan dengan arahan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Drs. Aris Agung, M.Si., saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026.
“Polda Maluku Utara akan terus meningkatkan pelayanan serta menjaga keamanan wilayah guna mendukung iklim pariwisata yang aman dan kondusif. Kami berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat termasuk wisatawan yang datang berkunjung,” ungkap Kapolres mengutip keterangan Kapolda. (red)





















