LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi melepas dua orang Jamaah Calon Haji (JCH) di aula lantai II kantor Bupati, Jumat (24/4/2026).
Acara pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah, Dr. Abdillah Kamarullah, SE, MM, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua BAZNAS Halsel, serta keluarga calon jamaah.
Bupati Bassam Kasuba saat menyampaikan sambutanya mengatakan, penyelenggaraan haji tahun ini memiliki dinamika berbeda, jika dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh terbitnya Undang undang terbaru tentang haji pada akhir 2025 yang membawa perubahan dalam sistem pengelolaan dan distribusi kuota. Menurutnya, pengelolaan haji kini berada di bawah kementerian tersendiri dan tidak lagi berada di bawah Kementerian Agama. Selain itu, sistem pembagian kuota berubah dari berbasis kabupaten menjadi berbasis provinsi yang disesuaikan dengan tahun pendaftaran.
“Mayoritas pendaftar dari Halmahera Selatan berasal dari tahun 2016, sementara daerah lain seperti Ternate dan Tidore memiliki antrean lebih lama sejak 2008. Hal ini berdampak pada prioritas keberangkatan,”ungkapnya.
Dimomentum yang yang penuh suka cita itu, Ketua DPD PKS Halsel ini mengajak kepada dua JCH untuk mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik maupun mental, serta menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa keberkahan bagi daerah,”ujarnya.
Terpisah Ketua Panitia Penyelenggara Haji, Taufan Albar menyampaikan, kuota jamaah haji kabupaten halsel tahun 2026 berjumlah 12 orang, terdiri dari 8 jamaah reguler dan 4 jamaah prioritas lansia. Namun, dalam proses verifikasi, sejumlah kendala menyebabkan berkurangnya jumlah jamaah yang dapat diberangkatkan. Dari jamaah reguler semuanya tidak dapat diberangkatkan, karena 3 orang wafat, 4 orang sakit dan 1 orang menunda keberangkatan. Sementara 4 jamaah prioritas lansia yang siap berangkat hanya 1 orang, karena 2 orang wafat dan 1 orang sakit.
“Jadi JCH yang berangkat tahun ini dua orang yakni 1 orang JCH kategori lansia dan satunya lagi JCH cadangan,”jelasnya.
Taufan menyatakan, dua jamaah yang siap berangkat yakni Muhammad Tuanany Kader (86) asal Desa Orimakurunga dan Zulkifli Mico Hasan (47) asal Desa Labuha. (df)





















