Dinkes Halmahera Utara Apresiasi NHM Peduli Tangani Stunting di Lingkar Tambang

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kesehatan Halmahera Utara.

Kadis Kesehatan Halmahera Utara.

HALUT, teluknews – Upaya NHM Peduli dalam mendukung penanganan stunting di wilayah lingkar tambang mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Selphianus Herman Kaya.

Selphianus menilai keterlibatan NHM Peduli dalam program penanganan stunting tidak sebatas memberikan bantuan, tetapi juga dilakukan melalui pendampingan, pemantauan pertumbuhan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, serta edukasi kepada keluarga.

Menurutnya, keterlibatan tersebut memberikan dukungan berarti bagi tenaga kesehatan di lapangan, terutama dalam memastikan anak-anak yang menjadi sasaran program mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada NHM Peduli atas kepedulian dan kontribusinya dalam mendukung penanganan stunting di Kabupaten Halmahera Utara. Kehadiran NHM Peduli di lapangan memberikan dukungan yang sangat berarti bagi kami dan masyarakat,” ujar Selphianus, Senin (31/8/2026).

Ia mengatakan, pendekatan yang dilakukan NHM Peduli patut diapresiasi karena program tidak berhenti pada pemberian bantuan. Pendampingan dilakukan dengan melihat langsung kondisi anak serta melibatkan orang tua dalam proses pemantauan dan pemenuhan kebutuhan gizi.

Baca Juga :  Berkat Bantuan Haji Robert, Natasya Pawat Pulang Setelah Sembuh dari Kelainan Jantung

“Ini yang kami apresiasi. NHM Peduli tidak hanya memberikan bantuan, tetapi ikut melihat langsung kondisi anak, melakukan pemantauan, memberikan dukungan gizi dan mengedukasi orang tua. Pendekatan seperti ini sangat penting dalam penanganan stunting,” katanya.

Selain itu, Selphianus mengapresiasi koordinasi NHM Peduli dengan Puskesmas dan kader Posyandu di wilayah sasaran. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuat pemantauan tumbuh kembang anak dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Hasil evaluasi terhadap 95 anak yang menjadi sasaran awal program menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak 74 anak tercatat berhasil keluar dari kategori stunting, sementara 21 anak lainnya masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut.

Selphianus menilai capaian tersebut merupakan hasil positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga hingga pihak swasta.

Baca Juga :  NHM Peduli Perkuat Pertanian Kao Barat, Salurkan Saprodi untuk 10 Hektare Lahan Padi

“Kami sangat mengapresiasi hasil yang sudah dicapai NHM Peduli. Tentu ini bukan pekerjaan yang mudah. Ada proses pendampingan dan keterlibatan banyak pihak. Kami berharap apa yang sudah dilakukan ini dapat terus dilanjutkan, karena masih ada anak-anak yang membutuhkan perhatian,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Dinas Kesehatan Halmahera Utara bersama jajaran Puskesmas akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan stunting.

“Kami berharap sinergi dengan NHM Peduli terus diperkuat. Semakin banyak pihak yang peduli, semakin besar pula peluang kita untuk menekan angka stunting dan memastikan anak-anak Halmahera Utara dapat tumbuh sehat,” pungkas Selphianus.

Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi NHM Peduli untuk terus memperkuat program sosial di bidang kesehatan, khususnya dalam mendukung anak-anak di wilayah lingkar tambang agar memperoleh pendampingan, asupan gizi, serta perhatian yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Penulis : Jojo An

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030
BKD Halbar Genjot Pembinaan Manajemen Talenta ASN di OPD dan Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:36

Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO

Berita Terbaru