Dorong Pengutan Keterampilan Pemuda Lingkar Tambang, Harita Nickel Lanjutkan Program PELITA Tahap Lima

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerjasama dan peninjauan fasilitas pelatihan oleh Harita Nickel di PBV Ternate.

Penandatanganan kerjasama dan peninjauan fasilitas pelatihan oleh Harita Nickel di PBV Ternate.

TERNATE – Penguatan kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar industri terus menjadi fokus Harita Nickel.

Melalui kolaborasi strategis bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Ternate di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI, perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama untuk penyelenggaraan program pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri dan potensi kewirausahaan lokal.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari angkatan ke-5 Program PELITA (Peningkatan Keahlian dan KeterampilanPemuda), program vokasi unggulan Harita Nickel di Pulau Obi yang secara konsisten dijalankan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan generasi muda di wilayah lingkar tambang.

Sebagai implementasi pada angkatan kali ini, sebanyak 16 generasi muda asal Desa Kawasi akan mengikuti pelatihan selama satu bulan di BPVP Ternate. Namun lebih dari sekadar peningkatan keterampilan teknis, program ini diarahkan untuk mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan peserta. Keahlian yang diperoleh diharapkan menjadi modal untuk membuka layanan jasa mandiri, menjawab kebutuhan pasar lokal yang terus berkembang seiring pertumbuhan kawasan industri dan pemukiman di Pulau Obi.

Baca Juga :  Ketua KONI Kepulauan Sula Berbagi Ratusan Takjil Sekaligus Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Warga di Masjid Al-Mustakim Desa Waiboga

Kepala Sub Bagian Umum BPVP Ternate, Mika Bungin Bangalino, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia industri menjadi jembatan penting agar masyarakat memperoleh keterampilan teknis yang relevan dan tersertifikasi.

“Melalui program ini, warga dibekali keahlian yang dapat langsung diterapkan, baik untuk bekerja di sektor industri maupun membuka usaha secara mandiri,” ujarnya di Kantor BPVP Ternate, Jumat (12/3/2026).

Pelatihan tahap pertama difokuskan pada program Teknisi AC Residensial, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan perangkat pendingin ruangan, baik pada skala domestik maupun fasilitas operasional industri. Program dijadwalkan mulai berjalan pada minggu kedua April 2026, dengan sistem pembelajaran dan sertifikasi yang mengacu pada standar kompetensi nasional.

Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, menjelaskan bahwa pemilihan BPVP Ternate didasarkan pada kelengkapan fasilitas, variasi kejuruan, serta sistem pelatihan berbasis kompetensi yang telah teruji.

“Kami melihat fasilitas dan sistem pembelajaran di BPVP Ternate sangat memadai. Melalui Program PELITA, kami ingin memastikan masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar industri dan kebutuhan pasar,” jelas pria yang kerap disapa sebagai Gatot.

Baca Juga :  APBD-P Halbar 2026 Tembus Rp800 Miliar

Konsistensi pelaksanaan Program PELITA mencerminkan pendekatan Harita Nickel dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif di Pulau Obi. Melalui penguatan kompetensi lokal, perusahaan tidak hanya mendukung pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi operasional yang aman, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun program ini menyasar masyarakat lingkar tambang, proses penyerapan peserta tetap mengikuti regulasi serta kualifikasi yang berlaku di perusahaan.

“Kepemilikan sertifikasi kompetensi diharapkan meningkatkan daya saing peserta, baik untuk peluang kerja di sektor industri maupun untuk melayani kebutuhan jasa yang terus berkembang di masyarakat,” tambahGatot.

Ke depan, perusahaan akan terus melakukan pemetaan kebutuhan kejuruan yang relevan agar Program PELITA dapat berjalan secara adaptif dan berkelanjutan, seiring dengan perkembangan kawasan industri di Maluku Utara. (***)

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030
BKD Halbar Genjot Pembinaan Manajemen Talenta ASN di OPD dan Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:36

Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO

Berita Terbaru