JAILOLO, Teluknews – Kecelakaan laut yang melibatkan sejumlah mahasiswa dan dua balita terjadi di perairan Loloda Tengah (Loteng), Kabupaten Halmahera Barat, Rabu (24/12/2025) sore. Para korban yang sempat hanyut selama sekitar lima jam dilaporkan berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIT saat sebuah perahu ketinting yang ditumpangi para korban bertolak dari Pelabuhan Nolu menuju Desa Barataku, Kecamatan Loloda Tengah. Di tengah perjalanan, perahu mengalami insiden hingga para penumpangnya terombang-ambing di laut.
Setelah dilakukan pencarian oleh warga, para korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi sekitar pukul 23.00 WIT. Proses penyelamatan melibatkan tujuh bodi perahu fiber milik warga Desa Barataku yang bergerak menyisir perairan hingga ke tepi pantai.
Korban selamat diketahui berinisial J.B, G.L, Y.L, A.H, L.I, Y.D, dan S.T, serta dua balita masing-masing berusia sekitar lima tahun dan satu tahun. Sementara itu, satu mahasiswa bernama Ijaza dilaporkan sempat terpisah dari rombongan saat kejadian.
Peristiwa kecelakaan laut tersebut dibenarkan oleh Tokoh Pemuda Loloda Tengah yang juga merupakan keluarga korban selamat, Ronal Tuandali, saat dikonfirmasi media ini pada Kamis (25/12/2025).
Ronal yang akrab disapa Onal menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Barataku. Ia menyebut, kecelakaan serupa kerap terjadi di wilayah tersebut.
“Peristiwa seperti ini sudah berulang kali terjadi. Warga terpaksa memilih jalur laut karena kondisi jalan darat belum layak dilalui. Namun demikian, kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat Loloda Tengah agar lebih berhati-hati dan selalu mempertimbangkan faktor keselamatan dalam melakukan perjalanan, baik melalui jalur laut maupun darat.
“Cuaca di bulan Desember sering kali tidak menentu. Kami mengingatkan warga agar tetap waspada dan berikhtiar demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Penulis : Jojo An
Editor : Redaksi





















