Ikut Prosesi Popas Lipu, Bupati Ajak Warga Tetap Menjaga Nilai nilai Adat dan Budaya

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hi. Bassam Kasuba mengajak seluruh warga agar tetap menjaga nilai nilai adat di wilayah kesultanan Bacan.

Ini disampaikan Bupati Bassam Kasuba saat menghadiri prosesi adat Popas Lipu atau pembersihan negeri, Selasa (16/6/2026.

Dalam proses adat Popas Lipu, Bupati Bassam Kasuba yang juga menjabat sebagai Ompu Datuk Sapanggala, didampingi Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin yang menjabat sebagai wakil Ompu Datuk Sapanggala, serta Sultan Bacan Dede Irsyad Maulana Sjah, mengawali prosesi adat dengan pembacaan doa di Masjid Kesultanan Bacan, kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan yang diikuti perangkat adat, pemerintah daerah, dan masyarakat sesuai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Hadir dalam prosesi tersebut Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan, Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Selatan Ny. Hj. Rifa’at Al Sa’ada Bassam, jajaran kepala OPD, perangkat adat Kesultanan Bacan, serta masyarakat.

Baca Juga :  Bangun Sinergi dengan Media, Polres Halbar Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan

Sultan Bacan Dede Irsyad Maulana Sjah mengatakan bahwa prosesi Popas Lipu merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar negeri terhindar dari berbagai bencana.

“Prosesi adat ini menjadi salah satu langkah ikhtiar untuk menghindari bencana. Kita tidak bisa memungkiri dan bersikap takabur, karena musibah seperti banjir maupun kekeringan bisa terjadi akibat kelalaian kita sendiri,” ujarnya.

Ia berharap ritual peninggalan leluhur Kesultanan Bacan tersebut tetap menjadi pegangan dan terus dilestarikan oleh perangkat adat, pemerintah, dan masyarakat demi memperoleh keberkahan serta perlindungan dari Allah SWT.

Sementara itu, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan bahwa prosesi adat Popas Lipu merupakan bagian dari syiar Islam yang telah menyatu dengan tradisi Kesultanan Bacan selama bertahun-tahun.

“Prosesi adat ini merupakan bentuk syiar Islam yang menjadi bagian dari adat yang telah berjalan cukup lama di lingkungan Kesultanan Bacan. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga nilai-nilai tersebut dan mewariskannya kepada generasi penerus,” kata Bassam.

Baca Juga :  Ini Pesan Bupati Saat Lantik Abdillah Jadi Sekda Halsel

Menurutnya, momentum Tahun Baru Hijriah menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi dan penataan diri agar Halmahera Selatan senantiasa mendapat ridha Allah SWT serta dijauhkan dari berbagai bencana.

“Secara ikhtiar, di tahun Hijriah ini kita menata kembali diri dan daerah kita agar Halmahera Selatan menjadi daerah yang mendapat ridha Allah dan dijauhkan dari segala bentuk bencana,” ujarnya.

Bassam juga menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat Halmahera Selatan diberikan keberkahan, kesehatan, dan rahmat sehingga dapat bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

“Kami pemerintah daerah akan selalu berkomitmen untuk bergandengan tangan dan bahu-membahu membangun lipu atau negeri Halmahera Selatan yang kita cintai ini,” pungkasnya. (df)

Penulis : Df

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kantor Desa di Palang, Tiga Bulan Kades Laigoma ‘Melarikan Diri’
Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:41

Kantor Desa di Palang, Tiga Bulan Kades Laigoma ‘Melarikan Diri’

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Berita Terbaru