LABUHA – Aktivitas perjudian toto gelap (togel) di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, kembali menjadi sorotan.
Ketua Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH), Adi Hi. Adam, mendesak Polres Halsel untuk mengusut dan membongkar jaringan perjudian togel yang diduga masih beroperasi di wilayah Pulau Bacan.
Adi mengatakan, praktik togel diduga tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Panamboang, Gandasuli, Tomori, Labuha, Babang, serta beberapa desa lainnya di dalam Kota Labuha. Menurutnya, para pelaku yang beroperasi di lapangan berperan sebagai pengumpul pasangan nomor togel yang kemudian disetorkan kepada bandar.
Ia menjelaskan, permainan togel yang beredar diduga menggunakan enam putaran atau enam negara. Dari aktivitas tersebut, keuntungan bersih yang diperoleh bandar diperkirakan mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta per putaran.
“Jika dikalikan enam putaran, maka keuntungan per hari bisa mencapai sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta. Jika beroperasi selama satu bulan, keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp700 juta hingga Rp800 juta,” ujar Adi. 16/2026
Dengan nilai keuntungan yang cukup besar tersebut, Adi menduga adanya pihak-pihak tertentu yang turut membekingi aktivitas perjudian tersebut.
Bahkan, ia menduga terdapat campur tangan oknum yang memiliki keterkaitan dengan institusi penegak hukum sehingga praktik togel masih terus beroperasi.
“Kami menduga ada campur tangan oknum tertentu yang membuat aktivitas togel ini masih berjalan. Dugaan ini harus dibuktikan melalui penyelidikan yang transparan dan profesional,” katanya.
Karena itu, BARAH menantang sekaligus meminta Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan untuk mengusut tuntas jaringan perjudian togel yang diduga beroperasi di Pulau Bacan, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang menjadi pelindung aktivitas tersebut.
“Jika memang ada oknum yang terlibat, termasuk jika berasal dari lingkungan Polres Halmahera Selatan, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami meminta kasus ini ditangani secara terbuka agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganannya,” tegas Adi.
Ia menambahkan, BARAH akan terus melakukan investigasi dan pengumpulan data terkait dugaan jaringan togel di Pulau Bacan. Hasil investigasi tersebut, kata dia, akan disampaikan kepada aparat penegak hukum sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pemberantasan perjudian.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas perjudian togel maupun tudingan adanya keterlibatan oknum polisi tertentu. (Cid)
Penulis : Cidox
Editor : Redaksi





















