Judi Togel Merajalela, Polres Halsel Diminta Segera Bertindak

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Aktivitas perjudian toto gelap (togel) di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, kembali menjadi sorotan.

Ketua Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH), Adi Hi. Adam, mendesak Polres Halsel untuk mengusut dan membongkar jaringan perjudian togel yang diduga masih beroperasi di wilayah Pulau Bacan.

Adi mengatakan, praktik togel diduga tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Panamboang, Gandasuli, Tomori, Labuha, Babang, serta beberapa desa lainnya di dalam Kota Labuha. Menurutnya, para pelaku yang beroperasi di lapangan berperan sebagai pengumpul pasangan nomor togel yang kemudian disetorkan kepada bandar.

Ia menjelaskan, permainan togel yang beredar diduga menggunakan enam putaran atau enam negara. Dari aktivitas tersebut, keuntungan bersih yang diperoleh bandar diperkirakan mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta per putaran.

Baca Juga :  Tekan Tingginya Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Bupati Ajak Para Dai Desa Lakukan Pembinaan

“Jika dikalikan enam putaran, maka keuntungan per hari bisa mencapai sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta. Jika beroperasi selama satu bulan, keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp700 juta hingga Rp800 juta,” ujar Adi. 16/2026

Dengan nilai keuntungan yang cukup besar tersebut, Adi menduga adanya pihak-pihak tertentu yang turut membekingi aktivitas perjudian tersebut.

Bahkan, ia menduga terdapat campur tangan oknum yang memiliki keterkaitan dengan institusi penegak hukum sehingga praktik togel masih terus beroperasi.

“Kami menduga ada campur tangan oknum tertentu yang membuat aktivitas togel ini masih berjalan. Dugaan ini harus dibuktikan melalui penyelidikan yang transparan dan profesional,” katanya.

Karena itu, BARAH menantang sekaligus meminta Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan untuk mengusut tuntas jaringan perjudian togel yang diduga beroperasi di Pulau Bacan, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang menjadi pelindung aktivitas tersebut.

Baca Juga :  Bupati Halsel Apresiasi Terobosan Inovasi Prolista : Langkah Nyata Wujudkan Pelayanan Cepat dan Tepat

“Jika memang ada oknum yang terlibat, termasuk jika berasal dari lingkungan Polres Halmahera Selatan, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami meminta kasus ini ditangani secara terbuka agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganannya,” tegas Adi.

Ia menambahkan, BARAH akan terus melakukan investigasi dan pengumpulan data terkait dugaan jaringan togel di Pulau Bacan. Hasil investigasi tersebut, kata dia, akan disampaikan kepada aparat penegak hukum sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pemberantasan perjudian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas perjudian togel maupun tudingan adanya keterlibatan oknum polisi tertentu. (Cid)

Penulis : Cidox

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030
BKD Halbar Genjot Pembinaan Manajemen Talenta ASN di OPD dan Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:36

Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO

Berita Terbaru