Pasca Bentrok Berdarah, Warga Bataka Minta Bupati James Uang Pimpin Mediasi

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Djufri Muhamad saat mengunjungi desa Bataka.

Wakil Bupati Djufri Muhamad saat mengunjungi desa Bataka.

JAILOLO, teluknews – Bentrokan antarwarga Desa Tuguis, Kecamatan Ibu Utara, dengan warga Desa Bataka, Kecamatan Ibu Selatan, yang terjadi usai pertandingan sepak bola di Lapangan Soa Sangaji, Desa Tuguis, Minggu (2/8/2026), hingga kini belum berhasil dimediasi.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat bersama aparat keamanan TNI dan Polri masih berupaya menciptakan perdamaian antara kedua belah pihak.

Kepala Desa Bataka, Fransiscus Roy, mengatakan hingga Senin (3/8/2026), belum ada kesepakatan damai yang mempertemukan kedua desa pascainsiden tersebut.

“Untuk mediasi antar desa sampai saat ini belum berhasil,” kata Fransiscus.

Meski demikian, ia mengapresiasi kunjungan Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad, yang menemui warga Desa Bataka setelah insiden tersebut.

Menurut Fransiscus, dalam pertemuan itu Wakil Bupati menyampaikan bahwa seluruh biaya penanganan medis bagi korban luka, baik luka berat maupun luka ringan dari Desa Bataka, akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

Baca Juga :  Kerahkan Satu Unit Water Cannon, Brimob Berhasil Padamkan Karhutla di Jalsel

Selain itu, Wakil Bupati juga meminta agar seluruh kendaraan milik warga Bataka yang mengalami kerusakan saat peristiwa bentrokan didata untuk ditindaklanjuti.

“Pak Wakil sudah menyampaikan di hadapan warga Desa Bataka bahwa motor yang tertinggal di Desa Soa Sangaji dan Tuguis sudah dikembalikan ke Desa Bataka. Korban luka dari Bataka juga diarahkan untuk mendapatkan perawatan medis yang menjadi tanggung jawab Pemda. Sementara kendaraan yang mengalami kerusakan diminta untuk didata terlebih dahulu,” ungkapnya.

Fransiscus menjelaskan, kondisi keamanan di Desa Bataka mulai berangsur kondusif. Namun, situasi dinilai belum sepenuhnya aman karena proses perdamaian antara kedua belah pihak masih terus diupayakan.

“Situasi sudah mulai reda sedikit. Kami juga terus berusaha secara bertahap untuk menenangkan keadaan. Warga berharap Bupati bisa turun langsung melakukan mediasi dan bertemu dengan masyarakat Desa Bataka,” ujarnya.

Baca Juga :  Haji Robert Kembali Beri Harapan, Natasia Berhasil Jalani Operasi Jantung

Berdasarkan data sementara yang dihimpun pemerintah desa, jumlah korban dari Desa Bataka mencapai 23 orang yang terdiri dari korban luka ringan maupun luka berat.

Peristiwa bentrokan itu terjadi sesaat setelah pertandingan sepak bola dalam ajang Sotus Open Tournament 2026 yang mempertemukan tim Desa Soa Sangaji Nyeku melawan tim Desa Bataka. Pertandingan berakhir dengan kemenangan tim Soa Sangaji Nyeku.

Usai wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, keributan terjadi di dalam lapangan dan berkembang menjadi aksi saling serang antarwarga. Bentrokan tersebut mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka serta sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada mediasi yang mempertemukan kedua kelompok warga secara resmi. Aparat keamanan bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat masih berupaya meredam situasi agar tidak terjadi bentrokan susulan.

Penulis : Jojo An

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030
BKD Halbar Genjot Pembinaan Manajemen Talenta ASN di OPD dan Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:36

Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO

Berita Terbaru