PLN Bacan Diduga Bohongi Pelanggan

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Salah satu pelanggan Perusahan Listrik Negara (PLN) Cabang Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Irfan Umakamea merasa dibohongi oleh dua orang petugas PLN atas nama Mutia dan Diman.

Kepada wartawan, Irfan menceritakan sudah dua tahun lebih dirinya menggunakan meteran listrik dengan kapasitas 5000 watt, perbulan dirinya harus membayar tagihan sebesar Rp1.200.000 hingga Rp1.400.000, padahal penggunaan listrik di rumah hanya Kulkas, Dispenser Air dan Setrika Pakaian, tapi tagihan bulanan mencapai Rp1.400.000.

“Akibat tagihan yang begitu tinggi, saya koordinasi ke PLN dan jawaban dari PLN katanya beban listrik tinggi,”ungkapnya.

Baca Juga :  Bangun Sinergi dengan Media, Polres Halbar Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan

Jawaban dari pihak PLN, lanjut Irfan, dirinya langsung meminta agar daya meteran listrik dari 5000 watt diturunkan menjadi 2200 watt, sehingga pembayaran tagihan juga bisa turun.

“Tapi yang terjadi tagihan bukannya turun, tapi masih tetap sama 1.400.000, jadi saya merasa dibohongi oleh perugas PLN atas nama Ibu Mutia dan pak Diman,”cetusnya.

Irfan juga mengaku sudah melakukan konfirmasi kepada Mutia terkait tagihan listrik yang tidak mengalami perubahan, tapi tidak ada jawaban yang jelas.

Baca Juga :  Resmi Pimpin PMI Halbar, Chuzaemah Djauhar Siap Perkuat Layanan Kemanusiaan

“Saya merasa sangat dirugikan, karena beban listrik sudah diturunkan dari 5000 watt ke 2200 watt, tapi bayaran masih tetap sama, jadi saya berharap pihak PLN bisa memberikan penjelasan yang lebih kongrit atas inseden yang terjadi,”pungkasnya.

Sementara Mutia dan Diman ketika dikonfirmasi di kantor PLN tidak berada ditempat, hingga berita ini naik tanyang masih dalam upaya konfirmasi. (df)

Penulis : Df

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030
BKD Halbar Genjot Pembinaan Manajemen Talenta ASN di OPD dan Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:36

Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO

Berita Terbaru