LABUHA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tunas Indonesia Raya (TIDAR) yang diperingati pada Selasa, 7 Juli 2026, menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, pengabdian, dan peran strategis generasi muda dalam pembangunan bangsa.
Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, TIDAR kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader-kader muda yang berintegritas, inovatif, dan berjiwa kepemimpinan.
Ketua Pengurus Cabang (PC) TIDAR Kabupaten Halmahera Selatan, Rosita Syarif, menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan TIDAR yang kini genap berusia 18 tahun.
Menurutnya, perjalanan organisasi selama hampir dua dekade menjadi bukti konsistensi TIDAR dalam membina generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme serta kepedulian terhadap masyarakat.
Rosita yang juga menjabat sebagai Bendahara Partai Gerindra Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang dikenal sebagai politikus, aktivis, dan pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III.
Menurut Rosita, kepemimpinan Rahayu telah membawa energi baru bagi organisasi melalui gaya kepemimpinan yang visioner, inklusif, serta mampu menggerakkan kader muda di seluruh Indonesia.
“Di bawah kepemimpinan Ibu Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, TIDAR terus berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang semakin solid, progresif, dan inspiratif. Beliau menghadirkan semangat kolaborasi serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan mengambil bagian dalam pembangunan bangsa,” ujar Ben malut.7/7/2026
Menurut Rosita, tema “Kompak, Bergerak, Berdampak” bukan sekadar slogan, melainkan telah diwujudkan melalui berbagai program sosial, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan kapasitas pemuda di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Halmahera Selatan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa TIDAR terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami di PC TIDAR Halmahera Selatan siap melanjutkan semangat perjuangan organisasi. Kami ingin TIDAR semakin dicintai masyarakat karena hadir dengan aksi nyata, melayani tanpa pamrih, serta menjadi wadah bagi anak-anak muda yang ingin berkarya demi Indonesia yang lebih maju,” cetusnya.
Rosita berharap peringatan HUT ke-18 TIDAR menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ben malut juga menuturkan, TIDAR harus terus menjadi organisasi kepemudaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter, serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.
“Selamat ulang tahun ke-18 TIDAR. Semoga TIDAR terus tumbuh sebagai rumah perjuangan generasi muda Indonesia, menjaga semangat persatuan, mengabdi kepada masyarakat, dan memberikan dampak positif bagi bangsa serta negara,” pungkasnya.
TIDAR yang berdiri pada 7 Juli 2008 kini memasuki usia kedewasaan dengan semangat kebersamaan dan optimisme untuk terus berkembang sebagai organisasi kepemudaan yang melahirkan kader-kader berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi demi kemajuan Indonesia. (Ucid)
Penulis : Mursid
Editor : Redaksi





















