Tanah Di Kawasi Tak Subur, Desa Sumae dan Hidayat Jadi Sasaran Pengerukan Tanah Ilegal

Minggu, 26 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Permukaan tanah di keruk di Desa Hidayat yang telah di isi ke dalam karung.

Permukaan tanah di keruk di Desa Hidayat yang telah di isi ke dalam karung.

LABUHA – Kondisi Tanah di Desa Kawasi Kecamatan Pulau Obi, nampaknya sedang tidak baik baik saja.

Pasalnya, untuk kepentingan penghijauan, ada dugaan pemerintah desa kawasi harus mengambil tanah di Desa Sumae dan Desa Kawasi untuk kepentingan penghijauang di wilayah Desa Kawasi Pulau Obi.

Dugaan ini bukan sekedar wacana liar. Ini menyusul, beberapa waktu lalu ada oknum pengusaha mengeruk tanah di Desa Sumae Kecamatan Bacan kurang lebih 200 ton untuk dibawa ke Desa Kawasi dan saat ini trpatnya pada Sabtu malam, sejumlah truk mengangkut tanah menuju pelabuhan Kupal untuk dibawa ke Desa Kawasi menggunakan kapal KLM Karya Mandiri 02 GT 89 dengan nomor registrasi N.247/1LLf/2020 LL.N.625/L.

Baca Juga :  Berkas Kasus RMD Belum P-21, Kejari Halbar Siapkan Ekspose dengan Penyidik

“Tanah itu diambil di Desa Hidayat dan di bawa ke Desa Kawasi untuk kepentingan penghijauan,”ungkap salah satu sumber yang meminta namanya tidak dipublikasi.

Baca Juga :  GOW Halmahera Barat Peringati Hari Ibu ke-97, Dorong Peran Perempuan Cetak Generasi Sehat

Sumber menyebut, kasus serupa belum lama ini terjadi di desa Sumae, ada sekitar 200 ton tanah dibawa ke Pulau Obi melalui pelabuhan desa Belang belang.

“Ini harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah daerah, jangan sampai tanah diperjualbelakan tanpa izin yang lengkap,”cetusnya.
Sementara Pemerintah Desa Kawasi dan Desa Hidayat ketika dikonfirmasi belum memberikan tanggapan, hingga berita ini naik tayang. (tim)

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kantor Desa di Palang, Tiga Bulan Kades Laigoma ‘Melarikan Diri’
Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:41

Kantor Desa di Palang, Tiga Bulan Kades Laigoma ‘Melarikan Diri’

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Berita Terbaru