Pimpin Apel Gabungan, Gubernur Malut Tekankan Disiplin Kinerja

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sherly saat memimpin Apel Gabungan di kantor gubernur

Gubernur Sherly saat memimpin Apel Gabungan di kantor gubernur

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh ASN lebih meningkatkan disiplin kerja.

Hal ini disampaikan Gubernur saat memimpin Apel Gabungan di halaman kantor Gubernur Malut di Sofifi.  Senin (04/05/2026).

Apel gabungan diikuti para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekretariat Daerah, Pimpinan OPD, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, dan seluruh staf ASN serta PPPK Lingkup Provinsi Maluku Utara.

Saat menyampaikan sambutanya, Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan beberapa poin strategis hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan sejak tahun 2025 hingga April 2026 terkait Kedisiplinan Pengelolaan Administrasi Kepegawaian. Gubernur pun menyoroti keterlambatan penginputan data rutin oleh sejumlah OPD, yang berdampak pada proses pembayaran gaji ASN secara elektronik.

Baca Juga :  SEMMI Minta Kapolda Malut Tangkap Jaringan Rokok Ilegal di Halut

“Ini merupakan peringatan pertama dan terakhir. Apabila di bulan berikutnya masih terdapat OPD yang terlambat mengajukan data pendukung pembayaran gaji, maka akan diberikan catatan kinerja secara langsung kepada Kepala OPD, Sekretaris, dan Bendahara,”tegasnya.

Sherly menegaskan, APBD Provinsi Maluku Utara saat ini sebesar Rp2,7 triliun dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,2 triliun, maka target PAD tahun 2026 harus mencapai Rp1,5 triliun.

Baca Juga :  Gaji ASN Halbar Diproses Pekan Ini, THR Siap Cair Awal April

“Apabila target PAD tidak tercapai, maka terdapat risiko tidak terpenuhinya pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi seluruh ASN pada tahun 2027,”katanya.

Gubernur menyatakan, efisiensi belanja akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah. Pelaksanaan pekerjaan lapis penetrasi (lapen) akan menggunakan skema kontrak payung, yang merupakan salah satu yang pertama di Indonesia.

“Kepada Dinas PUPR, saya titipkan agar pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara optimal dengan mengutamakan kualitas. Dengan terbangunnya konektivitas, maka akses pelayanan pendidikan dan kesehatan dapat menjangkau seluruh kabupaten, kecamatan, hingga desa,”imbunya. (red)

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur
Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah
Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita
Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa
Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO
NHM Perkuat Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang
Chuzaemah Djauhar Resmi Pimpin PBSI Halbar Periode 2026–2030
BKD Halbar Genjot Pembinaan Manajemen Talenta ASN di OPD dan Kecamatan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:07

Pemuda Muhammadiyah Halut Ingatkan Masyarakat Adat Lingkar Tambang Tak Terprovokasi Isu Gempur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:29

Gandeng KPKNL, Pemkab Halsel Perkuat Penataan Aset Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:45

Perkuat Penanganan Stunting, NHM Peduli Salurkan Susu untuk 67 Balita

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:15

Warga Kawasi Bersatu Tangani Karhutla melalui Tim Siaga Bencana Desa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:36

Empat Bulan Kantor Dipalang, Kades Laigoma Terancam Jadi DPO

Berita Terbaru