JAILOLO, teluknews – Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad menerima kunjungan tim Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan verifikasi empat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), Rabu (12/8/2026).
Kunjungan tim yang dipimpin perwakilan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDT, Prof. Dr. Suprapedi, tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati dan turut dihadiri Kepala DPMPD Halbar Fadli Husen serta Fasilitator Kabupaten (Faskab) TEKAD.
Wakil Bupati Djufri Muhamad mengatakan, verifikasi tersebut merupakan bagian dari proses penilaian BUMDes yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan pengembangan usaha.
“Kunjungan ini dalam rangka memverifikasi kurang lebih empat BUMDes yang ada di Halmahera Barat. Saya berharap Dinas PMPD bersama Faskab TEKAD kabupaten dan kecamatan dapat mendampingi tim turun langsung ke lapangan,” kata Djufri.
Politikus Partai Nasdem ini menyebutkan, proses verifikasi akan berlangsung selama tiga hari. Pemkab Halbar, kata dia, akan memberikan dukungan agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar.
“Mulai hari ini sampai tiga hari ke depan tim akan melakukan verifikasi di lapangan. Saya juga menyampaikan berbagai hal terkait keberhasilan program TEKAD di Halmahera Barat,” ujarnya.
Djufri berharap seluruh BUMDes yang diverifikasi dapat memenuhi persyaratan dan lolos penilaian sehingga memperoleh bantuan dari Kemendes PDT.
“Saya berharap mudah-mudahan keenam BUMDes ini bisa lolos untuk mendapatkan bantuan yang nilainya sekitar Rp300 juta lebih,” harapnya.
Menurutnya, Pemkab Halbar akan membantu pemerintah desa dalam memenuhi persyaratan administrasi yang menjadi bagian penting dalam proses penilaian.
“Kita akan berupaya agar persyaratan administrasi dapat dipenuhi, sehingga desa-desa ini bisa lolos dalam penilaian nanti,” tegasnya.
Djufri menyebutkan, dari sekitar 11 titik program di Provinsi Maluku Utara, empat titik berada di Halmahera Barat. Ia berharap seluruhnya dapat lolos verifikasi.
“Di Maluku Utara ini ada sekitar 11 titik, kemudian Halbar mendapatkan empat titik. Mudah-mudahan keempatnya bisa lolos,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPMPD Halbar Fadli Husen mengatakan, empat BUMDes yang diverifikasi yakni BUM Desa Maku Rimoi Pateng, BUM Desa Si’Garo Laha Payo, BUM Desa Sri Rejeki Golago Kusuma, dan BUM Desa Momoda Star Tongute Goin.
“Tim dari Kemendes selama tiga hari akan melakukan verifikasi terhadap empat BUMDes yang ada di Halmahera Barat,” kata Fadli.
Mantan Kabag Pemerintahan ini juga menjelaskan, BUMDes yang dinyatakan layak setelah melalui proses verifikasi akan mendapatkan bantuan pengembangan usaha dari Kemendes PDT dengan nilai sekitar Rp300 juta lebih.
“Kami berharap seluruh BUMDes yang diverifikasi memenuhi persyaratan dan lolos. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Jojo An
Editor : Redaksi





















