Nobar Prancis Vs Spanyol, Oknum Anggota TNI Aniaya Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemukulan

Ilustrasi pemukulan

LABUHA – Oknum anggota TNI yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) 867/Satria Manggasa, Kabupaten Halmahera Selatan di duga menganiaya Samuel Ahasweros salah satu wartawan Jarumsatu.com di Desa Tomori  Kecamatan Bacan, Rabu (15/7/2026).

Insiden tersebut terjadi ketika usai nonton bareng pertandingan antara Prancis vs Spanyol di ruko Palam Pujasera Desa Tomori, Kecamatan Bacan sekitar pukul 05.50 WIT, pagi tadi. Oknum TNI tersebut saat melakukan aksinya diduga sudah dipengaruhi minuman keras.

Menurut Samuel, kejadian pemukulan tersebut bermula saat dirinya asyik menonton jalannya pertandingan piala dunia Prancis vs Spanyol sambil bereforia atas kekalahan Prancis. Namun, tiba tiba oknum anggota TNI yang berseragam lengkap datang dari belakang langsung menampar Samuel yang tidak tahu menahu apa penyebapbya.

Baca Juga :  Antisipasi C3 dan Premanisme, Gabungan Tim Resmob dan Patmor Polres Halsel Sisir Titik Rawan

“Saya juga tidak tahu menahu, tiba-tiba saya ditampar oknum anggota TNI. Padahal, saya  hanya berteriak karena eforia atas kekalahan Prancis, menjelang akhir pertandingan kurang lebih sekitar pukul 05.50 Wit,”aku Samuel.

Samuel menjelaskan, saat itu ada juga anggota TNI yang ikut nonton bareng dan saling hujat seperti biasa, namun berbeda dengan oknum anggota TNI yang berdinas lengkap langsung menampar dirinya. Padahal, anggota TNI yang berpakaian biasa tidak berbuat apa apa dan memilih pulang ketika pertandingan sudah usai.

Baca Juga :  Bolak-balik Berkas RMD, Kuasa Hukum Nilai Penyidik Dapat Pertimbangkan Terbitkan SP3

“Oknum anggota TNI tersebut setelah melakukan aksinya sempat berteriak jika dirinya anggota TNI putra daerah halsel asal dari Desa Doko,”cetus Samuel.

Samuel yang juga sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halsel mengecam keras atas tindakan yang dilakukan oknum TNI tersebut.

“Saya meminta Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) 867/Satria Manggasa segera memproses oknum anggota TNI yang bersikap preman. Anggota seperti itu tidak bisa menjadi contoh teladan bagi masyarakat,”pungkasnya. (df)

Penulis : Df

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Kota Ternate Rp64 Miliar Mulai Terkuak, Kejari Bidik Pejabat Pemkot
Dipanggil Presiden, Kapolda Malut Batal Kuker ke Halsel
Diduga Curi Kapal Tongkang, Kades Laigoma dan Mantan Anggota DPRD Halsel Bakal Diadukan ke Polda Malut
Kapolres Kepulauan Sula Silaturahmi ke Desa Fatce, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas
Cabuli Anak Tiri, Seorang Ayah di Halsel Resmi Ditahan Polisi
PUPR Malut Diduga Tak Hargai Kejati, Progres 20 Proyek Tidak Dilaporkan
Kuasa Hukum Lasidi Leko Ajukan PK, Nilai Ada Kekeliruan dalam Putusan Tipikor
Pekerjaan Jalan Lapen Jikohay Diduga Gunakan Material Pasir Bercampur Lumpur, Polisi Tutup Mata

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:07

Dipanggil Presiden, Kapolda Malut Batal Kuker ke Halsel

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:47

Diduga Curi Kapal Tongkang, Kades Laigoma dan Mantan Anggota DPRD Halsel Bakal Diadukan ke Polda Malut

Rabu, 30 September 2026 - 18:44

Kapolres Kepulauan Sula Silaturahmi ke Desa Fatce, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

Senin, 28 September 2026 - 10:11

Cabuli Anak Tiri, Seorang Ayah di Halsel Resmi Ditahan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 17:59

PUPR Malut Diduga Tak Hargai Kejati, Progres 20 Proyek Tidak Dilaporkan

Berita Terbaru