LABUHA – Oknum anggota TNI yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) 867/Satria Manggasa, Kabupaten Halmahera Selatan di duga menganiaya Samuel Ahasweros salah satu wartawan Jarumsatu.com di Desa Tomori Kecamatan Bacan, Rabu (15/7/2026).
Insiden tersebut terjadi ketika usai nonton bareng pertandingan antara Prancis vs Spanyol di ruko Palam Pujasera Desa Tomori, Kecamatan Bacan sekitar pukul 05.50 WIT, pagi tadi. Oknum TNI tersebut saat melakukan aksinya diduga sudah dipengaruhi minuman keras.
Menurut Samuel, kejadian pemukulan tersebut bermula saat dirinya asyik menonton jalannya pertandingan piala dunia Prancis vs Spanyol sambil bereforia atas kekalahan Prancis. Namun, tiba tiba oknum anggota TNI yang berseragam lengkap datang dari belakang langsung menampar Samuel yang tidak tahu menahu apa penyebapbya.
“Saya juga tidak tahu menahu, tiba-tiba saya ditampar oknum anggota TNI. Padahal, saya hanya berteriak karena eforia atas kekalahan Prancis, menjelang akhir pertandingan kurang lebih sekitar pukul 05.50 Wit,”aku Samuel.
Samuel menjelaskan, saat itu ada juga anggota TNI yang ikut nonton bareng dan saling hujat seperti biasa, namun berbeda dengan oknum anggota TNI yang berdinas lengkap langsung menampar dirinya. Padahal, anggota TNI yang berpakaian biasa tidak berbuat apa apa dan memilih pulang ketika pertandingan sudah usai.
“Oknum anggota TNI tersebut setelah melakukan aksinya sempat berteriak jika dirinya anggota TNI putra daerah halsel asal dari Desa Doko,”cetus Samuel.
Samuel yang juga sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halsel mengecam keras atas tindakan yang dilakukan oknum TNI tersebut.
“Saya meminta Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) 867/Satria Manggasa segera memproses oknum anggota TNI yang bersikap preman. Anggota seperti itu tidak bisa menjadi contoh teladan bagi masyarakat,”pungkasnya. (df)
Penulis : Df
Editor : Redaksi





















