Puluhan Ton BBM Dicuri, PLN ULP Saketa Sebut Polsek Gane Barat Tak Cukup Bukti

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PLN ULP Saketa

Kantor PLN ULP Saketa

LABUHA – Kepolisian Sektor (Polsek) Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), nampaknya tak punya nyali mengusut kasus dugaan pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Perusahan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Saketa.

Pasalnya, kasus pencurian BBM jenis solar yang telah dilaporkan oleh pihak PLN ULP ke Polsek Gane Barat, namun pihak Polsek sendiri mengaku tak memiliki cukup bukti, padahal kasus yang dilaporkan belum dilakukan penyelidikan secara mendalam.

Pencurian BBM di PLN ULP Saketa dilakukan secara nyata, bahkan kuat dugaan oknum petugas PLN terlibat, namun pihak Polsek sendiri tidak mampu mengungkap fakta yang telah terjadi di depan mata.

Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir ketia dikonfirmasi tim media mengaku kasus pencurian BBM telah dilaporkan ke Polsek Gane Barat, namun pihak Polsek menyampaikan jika kasus yang telah dilaporkan tidak memiliki cukup bukti.

Baca Juga :  Aroma Korupsi Pembangunan Jaringan Listrik Mulai Terkuak, Polda dan Kejati Diminta Periksa Kepal PLN UP3 Ternate dan Vendor

“Dari kepolisian belum cukup bukti,”ungkap Munir singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga Desa Saketa, dugaan penyelundupan BBM disebut bukan kali pertama terjadi. Warga menduga praktik tersebut telah berulang kali dan BBM yang diselundupkan sudah berkisar 30 ton. Namun, dugaan itu hingga kini belum dibuktikan melalui proses hukum.

“Ada salah satu petugas PLN bernama Kisman pernah menemukan dugaan pencurian BBM di lingkungan kantor PLN ULP Saketa. Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari ketika ia berada di sekitar kantor,”ungkap salah satu warga yang meminta namanya tidak di publis.

Menurut pengakuan warga, Kisman melihat seseorang memasuki bagian belakang kantor PLN. Setelah orang tersebut keluar, ia memeriksa lokasi dan menemukan sebuah selang yang menjulur hingga ke luar pagar kantor. Saat ditelusuri, selang tersebut diduga terhubung dengan sekitar 10 hingga 15 jirgen yang berada di luar area kantor.

Baca Juga :  Kapolres Kepulauan Sula Silaturahmi ke Desa Fatce, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pimpinan PLN. Berdasarkan informasi yang disampaikan warga mengenai hasil pemeriksaan internal, diduga terdapat modifikasi pada sistem penyaluran BBM dari dua tangki utama menuju tangki penampungan. Modifikasi itu disebut dilakukan dengan mengganti keran sehingga selang dapat disambungkan hingga ke luar pagar kantor. Informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Selain itu, seorang warga Desa Wosi juga mengaku pernah mengetahui adanya dugaan penjualan solar oleh pihak PLN. Namun, warga tersebut tidak menjelaskan secara rinci waktu kejadian maupun pihak yang diduga terlibat. Klaim tersebut juga belum dapat diverifikasi secara independen.

Sejumlah warga turut menyampaikan dugaan adanya keterlibatan Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir.

Sementara Kapolsek Gane Barat, IPTU, Ruslan Anwar ketika dikonfirmasi via aplikasi WhatsApp tidak memberikan respon hingga berita ini naik tayang. (tim)

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Kota Ternate Rp64 Miliar Mulai Terkuak, Kejari Bidik Pejabat Pemkot
Dipanggil Presiden, Kapolda Malut Batal Kuker ke Halsel
Diduga Curi Kapal Tongkang, Kades Laigoma dan Mantan Anggota DPRD Halsel Bakal Diadukan ke Polda Malut
Kapolres Kepulauan Sula Silaturahmi ke Desa Fatce, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas
Cabuli Anak Tiri, Seorang Ayah di Halsel Resmi Ditahan Polisi
PUPR Malut Diduga Tak Hargai Kejati, Progres 20 Proyek Tidak Dilaporkan
Kuasa Hukum Lasidi Leko Ajukan PK, Nilai Ada Kekeliruan dalam Putusan Tipikor
Pekerjaan Jalan Lapen Jikohay Diduga Gunakan Material Pasir Bercampur Lumpur, Polisi Tutup Mata

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:43

Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Kota Ternate Rp64 Miliar Mulai Terkuak, Kejari Bidik Pejabat Pemkot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:07

Dipanggil Presiden, Kapolda Malut Batal Kuker ke Halsel

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:47

Diduga Curi Kapal Tongkang, Kades Laigoma dan Mantan Anggota DPRD Halsel Bakal Diadukan ke Polda Malut

Rabu, 30 September 2026 - 18:44

Kapolres Kepulauan Sula Silaturahmi ke Desa Fatce, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

Senin, 28 September 2026 - 10:11

Cabuli Anak Tiri, Seorang Ayah di Halsel Resmi Ditahan Polisi

Berita Terbaru